IPPBMM VIII UIN Suka, Tanamkan Sportivitas, Berkompetisi Ukir Prestasi

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi tuan rumah menyelenggarakan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) se-Jawa dan Madura ke VIII. IPPBMM merupakan ajang penyelenggaraan kompetisi keilmuan, olahraga, seni dan riset bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. IPPBMM dilaksanakan secara multi-event yang diselenggarakan dua tahun sekali. IPPBMM menjadi salah satu cara untuk memberikan pembinaan dan mencari mahasiswa unggul baik dalam prestasi akademik maupun keolahragaan dan seni. Selain itu juga, sebagai sarana memperkuat silaturahmi antar PTKIN dalam meneguhkan persatuan dan kesatuan bangsa bagi yang ikut hadir dalam penyelenggaraan IPPBMM VIII Tahun 2021.

Baca Juga:Road to IPPBMM 2021

IPPBMM kali ini akan diselenggarakan secara Daring dan luring (21 s/d 25/2021), yang diikuti 18 kontingen, yakni; UIN KH. Akhmad Shiddiq Jember (transformasi dari IAIN Jember), IAIN Kediri, IAIN Kudus, IAIN Madura, IAIN Pekalongan, IAIN Ponorogo, UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto (dulu IAIN Purwokerto), IAIN Salatiga, UIN Raden Mas Said Surakara (transformasi dari IAIN Surakarta), IAIN Syeh Nurjati Cirebon, UIN Sayyid Al Rahmatullah Tulungagung (dari IAIN Tulungagung), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Walisongo Semarang.

Sementara cabang yang dikompetisikan ada 30 (tiga puluh) cabang, terbagi dalam 3 (tiga) bidang, yaitu ilmiah, olahraga, dan seni. Bidang Ilmiah meliputi 11 (sebelas) cabang; Debat Bahasa Arab (DBA), Debat Bahasa Inggris (DBI), Debat Konstitusi, Musabaqoh Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK), Musabaqoh Karya Tulis Al-Qur’an (MKTQ), Karya Tulis Ilmiah (KTI) Ilmu Sosial, Karya Tulis Ilmiah (KTI) Sains & Teknologi, Karya Inovatif, Inovasi Media Pembelajaran, Business Plan. Bidang Olahraga meliputi 5 (lima) cabang; Tenis Meja, Catur, Pencak Silat, Karate, Taekwondo. Bidang Seni meliputi 14 (empat belas) cabang; Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ), Musabaqoh Syarhil Qur’an (MSQ), Dai-Daiyah, Pop Solo Islami, Cipta Lagu Islami, Musikalisasi Hadits, Hadlroh, Puitisasi Al-Qur’an, Story Telling, Monolog, Vlog, Film Pendek, Kaligrafi.

Terkait penyelenggaraan IPPBMM, Wakil Rektor III, bidang Kemahasiswaan dan Kerja-sama, Dr. Abdur Rozaki, M.Si., kepada humas menjelaskan, Ajang IPPBMM sedianya diselenggarakan tahun 2020 lalu, tetapi karena pandemi, baru tahun ini dapat diselenggarakan dengan persiapan yang matang untuk menyelenggarakan kompetisi secara daring. Untuk cabang cabang lomba yang tidak memungkinkan dilakukan secara daring, maka diselenggarakan secara luring dengan aturan protokol yang ketat.

Cabang-cabang kompetisi yang dilakukan secara Daring sudah mulai mengumpulkan karya video dan karya tulisan untuk dinilai dan dipilih yang berhak mengikuti ke babak semi final dan final. Cabang yang mengirim karya video diantaranya; Pencak Silat, Karate, Taekwondo, MTQ, MHQ, MSQ, Dai-Daiyah, Pos Solo Asli, Cipta Lagu Islami, Musikalisasi Hadits, Hadroh, Puitisasi Al-Qur’an, Story Telling, Monolog, Vlog, Film Pendek. Sementara cabang yang dikompetisikan dengan mengirim karya tulisan, yakni; KTI Sosial, KTI Saintek, Karya Inovatif, Business Plan, Inovasi Media Pembelajaran, MKTQ.

Ada juga yang diselenggarakan dengan Live Zoom, yang akan dimulai 15 Juni mendatang, yakni; Debat Bahasa Arab, Debat Bahasa Inggris, MQK, MHQ. Sementara yang diselenggarakan dengan Luring akan diselenggarakan 21-22 Juni mendatang, yakniDebat Konstitusi, Musabaqoh Fahmil Qur’an (MFQ), dan Kaligrafi.

Pembukaan IPPBMM akan dilaksanakan 21/6/2021, bertempat di Gedung Prof. H.M. Amin Abdullah, kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dihadiri para Rektor PTKIN se-Jawa-Madura, dan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, dimeriahkan dengan sajian kesenian tradisional. Dr. Abdur Rozaki berharap, Ajang IPPBMM VIII di kampus UIN Suka kali ini dapat menjadi ajang untuk menanamkan jiwa sportivitas mahasiswa, mengasah keberanian berkompetisi dan meraih prestasi sebagai bekal untuk memperjuangkan masa depan yang cemerlang.

(Tim Humas)

Berita Terkait

Berita Terpopuler